NDC Learning — Upstream Oil & Gas Webinar Series
Understanding Laboratory Competence, Quality Management Systems, Testing Reliability, and ISO/IEC 17025 Implementation in Industrial Laboratories
ISO/IEC 17025 merupakan standar internasional yang menetapkan persyaratan umum kompetensi, ketidakberpihakan, dan pengoperasian laboratorium pengujian serta laboratorium kalibrasi secara konsisten.
Dalam kegiatan industri, laboratorium memiliki peran penting dalam menghasilkan data pengujian yang digunakan untuk mendukung pengendalian kualitas, evaluasi proses, pengambilan keputusan teknis, dan pemenuhan persyaratan pelanggan maupun regulasi.
Pada industri hulu minyak dan gas bumi, kegiatan laboratorium dapat mencakup analisis kualitas minyak mentah, gas alam, air terproduksi, bahan kimia produksi, serta berbagai parameter yang diperlukan untuk mendukung kegiatan operasional.
Hasil pengujian laboratorium harus dapat dipercaya karena data tersebut dapat digunakan untuk menentukan kualitas produk, mengevaluasi efektivitas proses, memantau kondisi fasilitas, serta mendukung kegiatan pengukuran dan penyaluran fluida produksi.
Keandalan hasil pengujian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan analis atau kecanggihan peralatan, tetapi juga dipengaruhi oleh metode pengujian, kondisi lingkungan, ketertelusuran metrologi, kompetensi personel, penanganan sampel, serta sistem pengendalian mutu yang diterapkan.
ISO/IEC 17025 memberikan kerangka persyaratan agar laboratorium mampu mengelola aspek teknis dan manajemen secara konsisten, sehingga hasil pengujian atau kalibrasi dapat dipertanggungjawabkan.
Standar ini mencakup persyaratan mengenai struktur organisasi, kompetensi personel, fasilitas dan kondisi lingkungan, peralatan, ketertelusuran metrologi, pemilihan metode, penanganan sampel, jaminan validitas hasil, pelaporan, serta pengelolaan sistem manajemen.
Melalui webinar ini, peserta diperkenalkan pada konsep dasar ISO/IEC 17025, tujuan penerapannya, struktur persyaratan standar, serta contoh implementasinya pada laboratorium pengujian industri.
Pembelajaran juga mencakup pengenalan perbedaan antara Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC), validasi dan verifikasi metode, kalibrasi peralatan, ketidakpastian pengukuran, pengendalian dokumen, serta audit internal.
Peserta akan mempelajari contoh penerapan ISO/IEC 17025 pada kegiatan analisis minyak mentah seperti Basic Sediment & Water (BS&W), densitas, Specific Gravity, API Gravity, dan parameter kualitas fluida lainnya.
Materi disampaikan melalui pendekatan praktis menggunakan ilustrasi alur kerja laboratorium, contoh dokumen mutu, studi kasus hasil pengujian, serta pengalaman penerapan sistem manajemen laboratorium industri.
Webinar ini dirancang untuk membantu mahasiswa Teknik Kimia dan bidang terkait memahami hubungan antara kegiatan analisis laboratorium, sistem manajemen mutu, pengendalian proses, dan kebutuhan industri terhadap data pengujian yang andal.
Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti kuis evaluasi untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan. Peserta yang memenuhi persyaratan kehadiran dan kelulusan kuis berhak memperoleh E-Certificate of Completion dari NDC Learning.
Setelah mengikuti webinar ini, peserta diharapkan mampu:
Memahami pengertian, tujuan, dan ruang lingkup penerapan ISO/IEC 17025 pada laboratorium pengujian dan kalibrasi.
Mengenali peran laboratorium dalam mendukung pengendalian kualitas dan pengambilan keputusan di industri.
Memahami konsep kompetensi, ketidakberpihakan, dan konsistensi pengoperasian laboratorium.
Mengenali struktur utama persyaratan ISO/IEC 17025.
Memahami perbedaan Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC) dalam kegiatan laboratorium.
Mengenali persyaratan kompetensi personel, fasilitas, kondisi lingkungan, dan peralatan laboratorium.
Memahami konsep dasar ketertelusuran metrologi, kalibrasi, dan ketidakpastian pengukuran.
Mengenali perbedaan validasi dan verifikasi metode pengujian.
Memahami pentingnya penanganan sampel, pencatatan data, dan pelaporan hasil pengujian.
Mengenali metode pemantauan validitas hasil pengujian melalui pengendalian mutu internal dan uji profisiensi.
Memahami konsep audit internal, ketidaksesuaian, tindakan korektif, dan peningkatan sistem manajemen laboratorium.
Menghubungkan persyaratan ISO/IEC 17025 dengan kegiatan pengujian pada laboratorium industri hulu minyak dan gas bumi.
Pengenalan ISO/IEC 17025 sebagai standar internasional yang digunakan untuk menetapkan persyaratan kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi.
Peserta diperkenalkan pada tujuan penerapan standar, manfaatnya bagi laboratorium, serta hubungan antara kompetensi teknis dan keandalan hasil pengujian.
Pembahasan mencakup perbedaan umum antara penerapan ISO/IEC 17025 dan sistem manajemen mutu organisasi yang lebih luas, seperti ISO 9001.
Pengenalan konsep dasar sistem manajemen mutu laboratorium untuk mendukung kegiatan pengujian yang konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pembahasan mencakup Quality Assurance (QA), Quality Control (QC), pengendalian proses laboratorium, serta pentingnya dokumentasi.
Peserta diperkenalkan pada hubungan antara prosedur kerja, instruksi kerja, formulir, rekaman teknis, dan pengendalian mutu hasil pengujian.
Materi juga membahas pentingnya budaya mutu, integritas data, dan tanggung jawab personel laboratorium.
Pengenalan struktur persyaratan ISO/IEC 17025 yang terdiri dari lima kelompok utama.
Kelompok tersebut meliputi General Requirements, Structural Requirements, Resource Requirements, Process Requirements, dan Management System Requirements.
Peserta diperkenalkan pada fungsi masing-masing kelompok persyaratan serta keterkaitannya dalam pengoperasian laboratorium.
Pembahasan menggunakan contoh sederhana agar peserta memahami bahwa penerapan standar tidak hanya berkaitan dengan dokumen, tetapi juga dengan kompetensi teknis dan konsistensi pelaksanaan pekerjaan.
Pengenalan persyaratan sumber daya laboratorium yang mencakup personel, fasilitas, kondisi lingkungan, serta peralatan pengujian dan kalibrasi.
Pembahasan mencakup kebutuhan kompetensi analis, pelatihan, evaluasi kompetensi, pemberian otorisasi, serta pengendalian akses terhadap kegiatan tertentu.
Peserta diperkenalkan pada pentingnya pengendalian kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi validitas hasil pengujian.
Materi juga membahas pengelolaan peralatan, termasuk identifikasi, pemeriksaan, kalibrasi, pemeliharaan, dan pencatatan riwayat penggunaan.
Pengenalan konsep ketertelusuran metrologi sebagai hubungan hasil pengukuran dengan acuan yang sesuai melalui rantai kalibrasi terdokumentasi.
Pembahasan mencakup fungsi kalibrasi, penggunaan bahan acuan, serta pentingnya memastikan peralatan memberikan hasil yang sesuai untuk tujuan penggunaannya.
Peserta diperkenalkan pada konsep ketidakpastian pengukuran sebagai parameter yang menggambarkan sebaran nilai yang secara wajar dapat dikaitkan dengan besaran yang diukur.
Materi juga membahas sumber ketidakpastian seperti peralatan, metode, kondisi lingkungan, dan variasi pengukuran.
Pengenalan metode pengujian sebagai dasar pelaksanaan analisis laboratorium.
Pembahasan mencakup pemilihan metode yang sesuai, penggunaan metode standar, serta pentingnya memastikan laboratorium mampu menerapkan metode tersebut dengan benar.
Peserta diperkenalkan pada perbedaan antara verifikasi metode standar dan validasi metode yang memerlukan pembuktian kesesuaian untuk tujuan penggunaan tertentu.
Materi juga membahas parameter kinerja metode seperti presisi, bias, rentang kerja, dan parameter lain sesuai jenis pengujian.
Pengenalan proses penanganan sampel mulai dari penerimaan, identifikasi, penyimpanan, persiapan, pengujian, hingga penyelesaian pekerjaan laboratorium.
Pembahasan mencakup pentingnya identitas sampel, kondisi penyimpanan, pencegahan kontaminasi, dan pengendalian perubahan karakteristik sampel.
Peserta diperkenalkan pada sistem registrasi sampel, formulir pengujian, rekaman teknis, serta prinsip keterlacakan data.
Materi juga menekankan pentingnya pencatatan hasil pengamatan dan pengukuran secara lengkap, akurat, serta dapat ditelusuri.
Pengenalan metode yang digunakan laboratorium untuk memantau dan memastikan validitas hasil pengujian.
Pembahasan mencakup penggunaan bahan acuan, pengujian duplo, pemeriksaan antara, control chart, dan metode pengendalian mutu internal lainnya.
Peserta diperkenalkan pada konsep uji profisiensi dan uji banding antar laboratorium sebagai sarana evaluasi kinerja.
Materi juga membahas pentingnya evaluasi hasil pengendalian mutu sebelum data pengujian digunakan atau dilaporkan.
Pengenalan persyaratan pelaporan hasil pengujian dan pengelolaan sistem manajemen laboratorium.
Pembahasan mencakup informasi penting dalam laporan hasil pengujian, pengendalian data, serta prinsip penyampaian hasil secara jelas dan tidak menyesatkan.
Peserta diperkenalkan pada konsep audit internal, identifikasi ketidaksesuaian, analisis penyebab, tindakan korektif, dan evaluasi efektivitas tindakan.
Materi juga mencakup pengenalan kaji ulang manajemen sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan sistem laboratorium.
Pengenalan contoh penerapan ISO/IEC 17025 pada laboratorium pengujian industri hulu minyak dan gas bumi.
Pembahasan mencakup alur kerja pengujian minyak mentah, seperti registrasi sampel, persiapan pengujian, pemeriksaan kondisi peralatan, pelaksanaan analisis BS&W, densitas, dan API Gravity, serta pencatatan hasil.
Peserta diperkenalkan pada contoh pemeriksaan kesesuaian peralatan, penggunaan metode standar, pengendalian rekaman teknis, dan evaluasi hasil pengujian.
Materi dilengkapi dengan studi kasus sederhana mengenai hasil pengujian yang tidak konsisten, keterlambatan kalibrasi, atau ketidaksesuaian dalam penanganan sampel.
Peserta diajak memahami bagaimana persyaratan ISO/IEC 17025 diterapkan untuk mengidentifikasi masalah, mengevaluasi risiko terhadap validitas hasil, dan menentukan tindak lanjut yang sesuai.
Pembelajaran dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting menggunakan pendekatan praktis, interaktif, dan berbasis pengalaman laboratorium industri.
Webinar dirancang agar peserta tidak hanya mengenal ISO/IEC 17025 sebagai standar internasional, tetapi juga memahami bagaimana persyaratannya diterapkan dalam kegiatan laboratorium sehari-hari.
Metode pembelajaran yang digunakan meliputi:
1. Interactive Online Presentation
Penyampaian materi melalui Zoom menggunakan slide presentasi, ilustrasi alur kerja laboratorium, struktur persyaratan ISO/IEC 17025, serta contoh penerapan sistem manajemen mutu.
2. Industry Experience Sharing
Berbagi pengalaman praktis mengenai penerapan sistem manajemen laboratorium, pengelolaan peralatan, kalibrasi, pengendalian dokumen, dan pemantauan validitas hasil pengujian.
3. Case-Based Learning
Pembahasan studi kasus sederhana mengenai ketidaksesuaian hasil pengujian, kesalahan identifikasi sampel, peralatan yang melewati jadwal kalibrasi, dan ketidaklengkapan rekaman teknis.
Peserta diajak memahami kemungkinan dampak masalah terhadap validitas hasil serta pendekatan penanganannya.
4. Visual Simulation-Based Learning
Demonstrasi visualisasi alur kerja laboratorium mulai dari penerimaan sampel, registrasi, persiapan peralatan, pengujian, pengendalian mutu, hingga pelaporan hasil.
Peserta dapat mengamati hubungan antara setiap tahapan kegiatan laboratorium dengan persyaratan ISO/IEC 17025.
5. Interactive Discussion & Q&A
Diskusi dan tanya jawab melalui audio maupun fitur chat Zoom untuk memperdalam pemahaman mengenai kompetensi laboratorium, penerapan standar, pengendalian mutu, dan pengalaman laboratorium industri.
6. Online Learning Evaluation
Pada akhir webinar, peserta mengikuti kuis evaluasi online yang disediakan oleh NDC Learning.
Kuis digunakan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap konsep dasar ISO/IEC 17025 dan penerapannya pada kegiatan laboratorium.
Setelah mengikuti webinar Introduction to ISO/IEC 17025, peserta diharapkan memiliki pemahaman dasar mengenai peran standar internasional dalam mendukung kompetensi dan keandalan hasil pengujian laboratorium.
Peserta diharapkan mampu menjelaskan bahwa kualitas hasil pengujian tidak hanya bergantung pada kemampuan analis, tetapi juga dipengaruhi oleh metode, peralatan, kondisi lingkungan, ketertelusuran metrologi, dan sistem pengendalian mutu.
Melalui pembelajaran berbasis ilustrasi teknis dan contoh kegiatan laboratorium, peserta diharapkan mampu mengenali struktur persyaratan ISO/IEC 17025 serta penerapannya pada pengelolaan sumber daya, proses pengujian, dan sistem manajemen.
Peserta juga diharapkan memahami perbedaan Quality Assurance dan Quality Control, prinsip dasar verifikasi dan validasi metode, serta pentingnya kalibrasi dan ketidakpastian pengukuran.
Selain itu, peserta diharapkan memperoleh wawasan mengenai pentingnya sampling yang representatif, pencatatan data yang akurat, pengendalian mutu hasil pengujian, serta pelaporan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pembelajaran ini diharapkan membantu mahasiswa menghubungkan kegiatan praktikum dan analisis laboratorium selama perkuliahan dengan sistem pengelolaan laboratorium yang diterapkan di industri.
Peserta juga diharapkan memahami bahwa penerapan ISO/IEC 17025 memerlukan komitmen organisasi, kompetensi personel, konsistensi pelaksanaan, dan evaluasi berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh gambaran awal mengenai peluang pengembangan kompetensi dan karier pada bidang Laboratory Analyst, Laboratory Quality Assurance, Quality Control, Laboratory Management, Calibration, dan Industrial Laboratory Operations.
Peserta yang memenuhi persyaratan kehadiran dan kelulusan kuis akan memperoleh E-Certificate of Completion dari NDC Learning sebagai bukti penyelesaian kegiatan pembelajaran. Sertifikat tersebut bukan sertifikasi kompetensi profesi, sertifikat auditor ISO/IEC 17025, maupun pengakuan akreditasi laboratorium.
Program: NDC Learning — Upstream Oil & Gas Webinar Series
Topik: Introduction to ISO/IEC 17025
Sasaran Peserta: Mahasiswa Teknik Kimia dan bidang teknik terkait
Metode Pelaksanaan: Online — Zoom Meeting
Platform: Zoom Meeting
Durasi Kegiatan: 1 Jam 30 Menit (90 Menit)
Narasumber: Praktisi Laboratorium Industri / Laboratory Quality Assurance / ISO/IEC 17025
Jadwal Pelaksanaan: Akan diinformasikan
Pendaftaran: Melalui formulir resmi NDC Learning
Biaya Kegiatan: Akan diinformasikan
Fasilitas Peserta: Materi pembelajaran, visualisasi alur kerja laboratorium, studi kasus penerapan ISO/IEC 17025, diskusi interaktif, kuis evaluasi, dan E-Certificate bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Media Pembelajaran: Slide presentasi, ilustrasi sistem manajemen laboratorium, contoh alur kerja pengujian, contoh dokumen mutu, studi kasus, dan simulasi interaktif.
1. Pembukaan dan Pengenalan Topik — 5 Menit
Pembukaan webinar, perkenalan narasumber, penyampaian tujuan pembelajaran, serta pengantar mengenai pentingnya kompetensi laboratorium dan keandalan hasil pengujian dalam kegiatan industri.
2. Penyampaian Materi Introduction to ISO/IEC 17025 — 45 Menit
Pembahasan pengertian dan tujuan ISO/IEC 17025, struktur persyaratan standar, sistem manajemen mutu laboratorium, kompetensi personel, pengelolaan peralatan, ketertelusuran metrologi, ketidakpastian pengukuran, metode pengujian, penanganan sampel, pengendalian mutu, audit internal, dan tindakan korektif.
3. Demonstrasi Visualisasi dan Studi Kasus — 15 Menit
Demonstrasi visualisasi alur kerja laboratorium mulai dari penerimaan sampel hingga pelaporan hasil pengujian.
Peserta diajak mengevaluasi contoh kasus ketidaksesuaian, seperti peralatan yang belum dikalibrasi sesuai kebutuhan, ketidaklengkapan data, atau hasil pengendalian mutu yang berada di luar kriteria penerimaan.
4. Diskusi dan Tanya Jawab — 15 Menit
Sesi interaktif antara peserta dan narasumber untuk membahas penerapan ISO/IEC 17025, pengalaman pengelolaan laboratorium, pengendalian mutu hasil pengujian, serta tantangan implementasi standar di industri.
5. Kuis Evaluasi dan Penutupan — 10 Menit
Peserta mengikuti kuis evaluasi online untuk mengukur pemahaman terhadap materi webinar.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan, informasi penerbitan E-Certificate, serta penutupan webinar.
Total Durasi Pembelajaran: 90 Menit (1 Jam 30 Menit)
Sebagai bagian dari proses pembelajaran, NDC Learning menyediakan kuis evaluasi online yang wajib diikuti oleh peserta yang ingin memperoleh E-Certificate.
Ketentuan Kuis:
Jumlah soal: 10 soal pilihan ganda.
Materi kuis: Tujuan ISO/IEC 17025, struktur persyaratan, QA dan QC, kompetensi personel, kalibrasi, ketertelusuran metrologi, metode pengujian, pengendalian sampel, validitas hasil, dan audit internal.
Waktu pengerjaan: Sekitar 7 menit dalam sesi evaluasi.
Nilai kelulusan minimum: 70 dari 100.
Media evaluasi: Google Forms atau platform evaluasi resmi NDC Learning.
Peserta wajib menggunakan identitas sesuai data pendaftaran.
Persyaratan Memperoleh E-Certificate:
Melakukan pendaftaran melalui formulir resmi NDC Learning.
Mengikuti webinar melalui Zoom dengan kehadiran minimal 75% dari total durasi kegiatan.
Mengisi daftar hadir atau formulir konfirmasi kehadiran.
Mengikuti kuis evaluasi pada akhir kegiatan.
Memperoleh nilai kuis minimal 70 dari 100.
Peserta yang memenuhi seluruh persyaratan akan memperoleh E-Certificate of Completion yang diterbitkan oleh NDC Learning.
Peserta yang belum mencapai nilai minimum dapat diberikan kesempatan mengulang kuis satu kali sesuai ketentuan penyelenggara.
E-Certificate diterbitkan secara digital setelah data kehadiran dan hasil evaluasi selesai diverifikasi oleh tim NDC Learning.
Link Zoom Meeting akan disampaikan kepada peserta terdaftar melalui kanal komunikasi resmi NDC Learning sebelum kegiatan berlangsung.
Peserta disarankan bergabung ke ruang Zoom sekitar 10 menit sebelum webinar dimulai untuk memastikan kesiapan perangkat, koneksi internet, dan audio.
Selama webinar berlangsung, peserta diharapkan menggunakan nama sesuai data pendaftaran, menjaga ketertiban kegiatan, serta berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan evaluasi.
Informasi mengenai jadwal kegiatan, pendaftaran, dan mekanisme penerbitan E-Certificate akan diumumkan melalui website serta kanal komunikasi resmi NDC Learning.
Menghubungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman nyata di dunia industri melalui pembelajaran yang praktis, interaktif, dan kolaboratif.
NDC Learning berkomitmen menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan pengalaman profesional industri, sekaligus mendorong pengembangan kompetensi teknis, kemampuan berpikir kritis, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
NDC Learning
Learn Together. Grow Together. Make an Impact.