NDC Learning — Upstream Oil & Gas Webinar Series
Understanding Occupational Health, Workplace Safety, Process Safety, and Environmental Protection in Upstream Oil & Gas Operations
Health, Safety & Environment (HSE) merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan industri hulu minyak dan gas bumi. Setiap tahapan operasi, mulai dari eksplorasi, pengeboran, produksi, pengolahan fluida, hingga kegiatan pemeliharaan fasilitas, memiliki potensi bahaya yang perlu diidentifikasi dan dikendalikan secara sistematis.
Kegiatan industri hulu migas melibatkan berbagai peralatan dan kondisi operasi seperti sistem bertekanan tinggi, fluida hidrokarbon yang mudah terbakar, bahan kimia berbahaya, peralatan mekanik, energi listrik, serta aktivitas pekerjaan di area darat maupun lepas pantai.
Selain risiko terhadap keselamatan pekerja, kegiatan operasional juga memiliki potensi dampak terhadap lingkungan, termasuk tumpahan minyak, kebocoran bahan kimia, pengelolaan air terproduksi, emisi gas, dan limbah industri.
Oleh karena itu, penerapan HSE tidak hanya bertujuan mencegah kecelakaan kerja, tetapi juga melindungi kesehatan pekerja, mencegah kejadian besar akibat kegagalan proses, menjaga keandalan fasilitas, serta meminimalkan dampak lingkungan.
Melalui webinar ini, peserta diperkenalkan pada tiga aspek utama HSE, yaitu Occupational Health, Occupational & Process Safety, dan Environmental Protection, beserta penerapannya dalam kegiatan industri hulu migas.
Pembelajaran mencakup pengenalan bahaya dan risiko, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), Hazard Identification & Risk Assessment, Job Safety Analysis (JSA), Permit to Work (PTW), Lockout Tagout (LOTO), serta konsep dasar Process Safety.
Peserta juga diperkenalkan pada pengendalian bahaya pekerjaan berisiko tinggi, keselamatan penggunaan bahan kimia, pengelolaan limbah, penanganan tumpahan minyak, serta kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
Materi disampaikan melalui pendekatan praktis menggunakan ilustrasi kegiatan operasi, contoh identifikasi bahaya, studi kasus keselamatan, visualisasi fasilitas produksi, serta pengalaman penerapan HSE di industri.
Webinar ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami bahwa keselamatan dan perlindungan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan teknik, pengoperasian fasilitas, dan pengambilan keputusan dalam industri.
Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti kuis evaluasi untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan. Peserta yang memenuhi persyaratan kehadiran dan kelulusan kuis berhak memperoleh E-Certificate of Completion dari NDC Learning.
Setelah mengikuti webinar ini, peserta diharapkan mampu:
Memahami konsep dasar Health, Safety & Environment (HSE) dalam kegiatan industri hulu minyak dan gas bumi.
Menjelaskan perbedaan Occupational Health, Personal Safety, Process Safety, dan Environmental Protection.
Mengenali potensi bahaya dan risiko yang terdapat pada fasilitas produksi serta kegiatan operasional hulu migas.
Memahami prinsip dasar Hazard Identification & Risk Assessment.
Mengenali penerapan hierarki pengendalian risiko untuk mencegah kecelakaan kerja.
Memahami fungsi Alat Pelindung Diri (APD) dan pentingnya penggunaan sesuai karakteristik bahaya.
Mengenali konsep Permit to Work, Job Safety Analysis, dan Lockout Tagout.
Memahami potensi bahaya pekerjaan berisiko tinggi dan prinsip dasar pengendaliannya.
Mengenali bahaya kebakaran, ledakan, gas beracun, dan pelepasan hidrokarbon pada fasilitas produksi.
Memahami prinsip dasar pengelolaan limbah, produced water, tumpahan minyak, dan perlindungan lingkungan.
Mengenali pentingnya kesiapsiagaan dan tanggap darurat.
Memahami peran budaya keselamatan, komunikasi, dan tanggung jawab individu dalam mendukung penerapan HSE.
Pengenalan konsep dasar Health, Safety & Environment serta perannya dalam mendukung kegiatan industri hulu minyak dan gas bumi.
Peserta diperkenalkan pada hubungan antara keselamatan pekerja, keselamatan proses, kesehatan kerja, perlindungan lingkungan, dan keberlangsungan operasi.
Pembahasan mencakup contoh penerapan HSE pada kegiatan pengeboran, pengoperasian fasilitas produksi, laboratorium, serta pekerjaan pemeliharaan.
Pengenalan aspek kesehatan kerja dan berbagai potensi bahaya yang dapat memengaruhi kesehatan pekerja.
Materi mencakup paparan kebisingan, panas, bahan kimia, gas berbahaya, faktor ergonomi, kelelahan, serta kondisi lingkungan kerja.
Peserta diperkenalkan pada prinsip dasar pengendalian paparan, pemantauan lingkungan kerja, penggunaan perlindungan yang sesuai, dan pentingnya program kesehatan kerja.
Pengenalan prinsip identifikasi bahaya dan penilaian risiko sebagai dasar pengendalian kegiatan operasional.
Pembahasan mencakup konsep hazard, risk, likelihood, consequence, serta penggunaan risk matrix untuk membantu menentukan tingkat risiko.
Peserta diperkenalkan pada metode Hazard Identification (HAZID), Job Safety Analysis (JSA), dan pengenalan Hazard and Operability Study (HAZOP).
Materi dilengkapi contoh sederhana identifikasi bahaya pada separator, sistem perpipaan, chemical injection system, dan kegiatan sampling fluida produksi.
Pengenalan keselamatan individu dan penerapan hierarki pengendalian risiko dalam kegiatan industri.
Pembahasan mencakup eliminasi bahaya, substitusi, pengendalian teknik, pengendalian administratif, serta penggunaan Alat Pelindung Diri.
Peserta diperkenalkan pada fungsi APD seperti safety helmet, safety shoes, safety glasses, gloves, hearing protection, dan perlindungan pernapasan sesuai hasil penilaian risiko.
Materi menekankan bahwa penggunaan APD tidak menggantikan kebutuhan pengendalian bahaya yang lebih efektif.
Pengenalan sistem izin kerja sebagai salah satu metode pengendalian pekerjaan yang memiliki potensi bahaya.
Pembahasan mencakup Permit to Work (PTW), Job Safety Analysis (JSA), toolbox meeting, serta prinsip Lockout Tagout (LOTO).
Peserta diperkenalkan pada pentingnya identifikasi energi berbahaya, isolasi peralatan, verifikasi kondisi aman, dan komunikasi sebelum pekerjaan dimulai.
Pengenalan berbagai aktivitas berisiko tinggi yang sering dijumpai pada fasilitas industri hulu migas.
Pembahasan mencakup Working at Height, Confined Space Entry, Hot Work, Lifting Operations, dan pekerjaan yang melibatkan peralatan bertekanan.
Peserta diperkenalkan pada potensi bahaya masing-masing aktivitas serta pentingnya prosedur, kompetensi pekerja, izin kerja, dan pengawasan.
Pengenalan keselamatan proses sebagai upaya mencegah kejadian besar akibat hilangnya kendali terhadap fluida hidrokarbon atau energi proses.
Pembahasan mencakup bahaya kebocoran hidrokarbon, kebakaran, ledakan, tekanan berlebih, dan kegagalan peralatan.
Peserta diperkenalkan pada fungsi Pressure Safety Valve (PSV), Emergency Shutdown (ESD), Fire and Gas Detection System, serta pentingnya pemeliharaan sistem proteksi.
Materi juga menjelaskan perbedaan antara kecelakaan kerja individu dan kejadian keselamatan proses.
Pengenalan keselamatan dalam penggunaan, penyimpanan, dan penanganan bahan kimia pada fasilitas produksi.
Materi mencakup pemahaman Safety Data Sheet (SDS), label bahaya, kompatibilitas bahan kimia, pengendalian tumpahan, serta penggunaan APD berdasarkan karakteristik bahan.
Peserta diperkenalkan pada contoh bahan kimia produksi seperti demulsifier, corrosion inhibitor, scale inhibitor, dan biocide.
Pembahasan menekankan pentingnya mengikuti prosedur resmi serta tidak mencampurkan bahan kimia tanpa evaluasi kompatibilitas dan persetujuan yang sesuai.
Pengenalan aspek perlindungan lingkungan dalam kegiatan industri hulu minyak dan gas bumi.
Pembahasan mencakup pengelolaan produced water, limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), tumpahan minyak, emisi, serta pengendalian pencemaran.
Peserta diperkenalkan pada prinsip pencegahan pencemaran, pengurangan limbah, pemantauan kualitas lingkungan, dan pengelolaan limbah sesuai ketentuan yang berlaku.
Materi juga memberikan gambaran mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab dalam kegiatan industri.
Pengenalan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat pada fasilitas produksi minyak dan gas bumi.
Pembahasan mencakup alarm darurat, jalur evakuasi, muster point, emergency response team, serta pentingnya latihan tanggap darurat.
Peserta juga diperkenalkan pada budaya keselamatan, pelaporan kondisi tidak aman, near miss reporting, serta pembelajaran dari kejadian atau insiden.
Materi menekankan pentingnya komunikasi, kepatuhan prosedur, dan keberanian menghentikan pekerjaan yang tidak aman sesuai mekanisme yang berlaku.
Pembelajaran dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting menggunakan pendekatan praktis, interaktif, dan berbasis pengalaman industri.
Webinar dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep HSE, tetapi juga mampu mengenali contoh bahaya, memahami prinsip pengendalian risiko, serta mengembangkan kesadaran keselamatan melalui pembahasan situasi operasional.
Metode pembelajaran yang digunakan meliputi:
1. Interactive Online Presentation
Penyampaian materi menggunakan slide presentasi, ilustrasi aktivitas pekerjaan, visualisasi fasilitas produksi, contoh simbol bahaya, serta diagram pengendalian risiko.
2. Industry Experience Sharing
Berbagi pengalaman praktis mengenai penerapan HSE dalam kegiatan produksi minyak dan gas bumi, pengoperasian fasilitas, pelaksanaan izin kerja, inspeksi keselamatan, dan pengendalian risiko operasional.
3. Case-Based Learning
Pembahasan studi kasus sederhana mengenai kondisi tidak aman, potensi kebocoran hidrokarbon, pekerjaan tanpa isolasi energi yang memadai, serta risiko paparan bahan kimia.
Peserta diajak mengidentifikasi bahaya, mengevaluasi konsekuensi, dan mendiskusikan prinsip pengendalian yang sesuai.
4. Visual Simulation-Based Learning
Demonstrasi visualisasi atau simulasi sederhana mengenai identifikasi bahaya dan pengambilan keputusan keselamatan.
Contoh simulasi meliputi identifikasi potensi bahaya pada fasilitas produksi, pemilihan tindakan pengendalian risiko, serta evaluasi respons terhadap kondisi darurat secara konseptual.
5. Interactive Discussion & Q&A
Diskusi dan tanya jawab melalui audio maupun fitur chat Zoom untuk memperdalam pemahaman mengenai penerapan HSE, keselamatan kerja, pengendalian risiko, dan perlindungan lingkungan.
6. Online Learning Evaluation
Pada akhir webinar, peserta mengikuti kuis evaluasi online yang disediakan oleh NDC Learning.
Kuis digunakan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap konsep dasar HSE serta penerapannya dalam kegiatan industri hulu migas.
Setelah mengikuti webinar Health, Safety & Environment (HSE) in Upstream Oil & Gas Operations, peserta diharapkan memiliki pemahaman dasar mengenai pentingnya penerapan HSE dalam setiap kegiatan industri hulu minyak dan gas bumi.
Peserta diharapkan mampu menjelaskan hubungan antara kesehatan kerja, keselamatan individu, keselamatan proses, dan perlindungan lingkungan sebagai bagian dari pengelolaan operasi yang aman dan bertanggung jawab.
Melalui pembelajaran berbasis ilustrasi teknis dan studi kasus, peserta diharapkan mampu mengenali berbagai potensi bahaya pada fasilitas produksi serta memahami prinsip dasar identifikasi dan penilaian risiko.
Peserta juga diharapkan memahami penerapan hierarki pengendalian risiko, penggunaan APD, sistem izin kerja, Job Safety Analysis, serta prinsip isolasi energi untuk mendukung keselamatan pekerjaan.
Selain itu, peserta diharapkan memperoleh wawasan mengenai pentingnya sistem proteksi proses, pengendalian bahaya hidrokarbon, keselamatan bahan kimia, dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
Dalam aspek lingkungan, peserta diharapkan memahami prinsip dasar pengelolaan produced water, limbah B3, pengendalian tumpahan minyak, serta upaya pencegahan pencemaran dalam kegiatan industri.
Pembelajaran ini juga diharapkan membantu mahasiswa menghubungkan konsep Teknik Kimia, pengendalian proses, perancangan peralatan, pengolahan limbah, dan manajemen risiko dengan penerapan HSE di dunia industri.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh gambaran awal mengenai peluang pengembangan kompetensi dan karier pada bidang HSE, Process Safety Engineering, Environmental Engineering, Production Operations, Process Engineering, serta Risk Management.
Peserta yang memenuhi persyaratan kehadiran dan kelulusan kuis akan memperoleh E-Certificate of Completion dari NDC Learning sebagai bukti penyelesaian kegiatan pembelajaran. Sertifikat tersebut merupakan sertifikat webinar, bukan sertifikasi kompetensi profesi.
Program: NDC Learning — Upstream Oil & Gas Webinar Series
Topik: Health, Safety & Environment (HSE) in Upstream Oil & Gas Operations
Sasaran Peserta: Mahasiswa Teknik Kimia dan bidang teknik terkait
Metode Pelaksanaan: Online — Zoom Meeting
Platform: Zoom Meeting
Durasi Kegiatan: 1 Jam 30 Menit (90 Menit)
Narasumber: Praktisi HSE / Praktisi Industri Hulu Migas
Jadwal Pelaksanaan: Akan diinformasikan
Pendaftaran: Melalui formulir resmi NDC Learning
Biaya Kegiatan: Akan diinformasikan
Fasilitas Peserta: Materi pembelajaran, studi kasus HSE, diskusi interaktif, kuis evaluasi, dan E-Certificate bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Media Pembelajaran: Slide presentasi, ilustrasi fasilitas produksi, contoh identifikasi bahaya, visualisasi sistem keselamatan, studi kasus, dan simulasi interaktif.
1. Pembukaan dan Pengenalan Topik — 5 Menit
Pembukaan webinar, perkenalan narasumber, penyampaian tujuan pembelajaran, serta pengantar mengenai pentingnya HSE dalam kegiatan industri hulu minyak dan gas bumi.
2. Penyampaian Materi Health, Safety & Environment — 45 Menit
Pembahasan konsep dasar HSE, kesehatan kerja, identifikasi bahaya, penilaian risiko, hierarki pengendalian, APD, Permit to Work, Job Safety Analysis, isolasi energi, keselamatan proses, perlindungan lingkungan, dan kesiapsiagaan darurat.
3. Demonstrasi Visualisasi dan Studi Kasus — 15 Menit
Demonstrasi visualisasi atau studi kasus mengenai identifikasi bahaya pada fasilitas produksi, evaluasi risiko, serta pemilihan tindakan pengendalian yang sesuai.
Peserta diajak memahami hubungan antara potensi bahaya, konsekuensi, dan tindakan pencegahan melalui contoh kondisi operasional industri.
4. Diskusi dan Tanya Jawab — 15 Menit
Sesi interaktif antara peserta dan narasumber untuk membahas penerapan HSE, pengalaman operasional lapangan, pengendalian pekerjaan berisiko tinggi, serta pentingnya budaya keselamatan.
5. Kuis Evaluasi dan Penutupan — 10 Menit
Peserta mengikuti kuis evaluasi online untuk mengukur pemahaman terhadap materi webinar.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan, informasi penerbitan E-Certificate, serta penutupan webinar.
Total Durasi Pembelajaran: 90 Menit (1 Jam 30 Menit)
Sebagai bagian dari proses pembelajaran, NDC Learning menyediakan kuis evaluasi online yang wajib diikuti oleh peserta yang ingin memperoleh E-Certificate.
Ketentuan Kuis:
Jumlah soal: 10 soal pilihan ganda.
Materi kuis: Konsep dasar HSE, identifikasi bahaya, penilaian risiko, APD, sistem izin kerja, keselamatan proses, perlindungan lingkungan, dan tanggap darurat.
Waktu pengerjaan: Sekitar 7 menit dalam sesi evaluasi.
Nilai kelulusan minimum: 70 dari 100.
Media evaluasi: Google Forms atau platform evaluasi resmi NDC Learning.
Peserta wajib menggunakan identitas sesuai data pendaftaran.
Persyaratan Memperoleh E-Certificate:
Melakukan pendaftaran melalui formulir resmi NDC Learning.
Mengikuti webinar melalui Zoom dengan kehadiran minimal 75% dari total durasi kegiatan.
Mengisi daftar hadir atau formulir konfirmasi kehadiran.
Mengikuti kuis evaluasi pada akhir kegiatan.
Memperoleh nilai kuis minimal 70 dari 100.
Peserta yang memenuhi seluruh persyaratan akan memperoleh E-Certificate of Completion yang diterbitkan oleh NDC Learning.
Peserta yang belum mencapai nilai minimum dapat diberikan kesempatan mengulang kuis satu kali sesuai ketentuan penyelenggara.
E-Certificate diterbitkan secara digital setelah data kehadiran dan hasil evaluasi selesai diverifikasi oleh tim NDC Learning.
Link Zoom Meeting akan disampaikan kepada peserta terdaftar melalui kanal komunikasi resmi NDC Learning sebelum kegiatan berlangsung.
Peserta disarankan bergabung ke ruang Zoom sekitar 10 menit sebelum webinar dimulai untuk memastikan kesiapan perangkat, koneksi internet, dan audio.
Selama webinar berlangsung, peserta diharapkan menggunakan nama sesuai data pendaftaran, menjaga ketertiban kegiatan, serta berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan evaluasi.
Informasi mengenai jadwal kegiatan, pendaftaran, dan mekanisme penerbitan E-Certificate akan diumumkan melalui website serta kanal komunikasi resmi NDC Learning.
Menghubungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman nyata di dunia industri melalui pembelajaran yang praktis, interaktif, dan kolaboratif.
NDC Learning berkomitmen menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan pengalaman profesional industri, sekaligus mendorong pengembangan kompetensi teknis, kemampuan berpikir kritis, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
NDC Learning
Learn Together. Grow Together. Make an Impact.