NDC Learning — Upstream Oil & Gas Webinar Series
Understanding Multiphase Flow, Production Flow Challenges, Operational Troubleshooting, and Flow Assurance Management in Upstream Oil & Gas Facilities
Flow Assurance merupakan salah satu bidang penting dalam industri hulu minyak dan gas bumi yang berfokus pada upaya memastikan fluida produksi dapat mengalir secara aman, stabil, dan berkelanjutan dari sumur menuju fasilitas pengolahan, penyimpanan, atau titik penyaluran.
Dalam kegiatan produksi minyak dan gas bumi, fluida yang mengalir melalui tubing, flowline, pipeline, dan peralatan proses umumnya memiliki karakteristik yang kompleks. Fluida tersebut dapat terdiri dari minyak, gas, air, serta komponen lain yang sifatnya berubah mengikuti tekanan, temperatur, dan kondisi operasi.
Perubahan kondisi aliran dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penurunan tekanan yang berlebihan, terbentuknya endapan wax, pembentukan gas hydrate, mineral scale, slugging, serta penumpukan cairan pada sistem produksi gas.
Permasalahan tersebut dapat menyebabkan penurunan kapasitas produksi, meningkatnya kebutuhan energi, gangguan pengoperasian peralatan, hingga penghentian produksi apabila tidak dikendalikan dengan baik.
Flow Assurance tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fluida untuk mengalir, tetapi juga mencakup pemahaman karakteristik fluida, perilaku aliran multifasa, perubahan tekanan dan temperatur, serta potensi terbentuknya deposit atau hambatan selama proses produksi.
Dalam praktik industri, pengelolaan Flow Assurance melibatkan berbagai fungsi seperti Petroleum Engineering, Production Engineering, Process Engineering, Production Operations, Production Chemistry, Laboratory, dan Maintenance.
Upaya pengendalian dapat dilakukan melalui pengaturan kondisi operasi, pemantauan tekanan dan temperatur, penggunaan bahan kimia, pengelolaan temperatur, pembersihan perpipaan, serta penerapan prosedur operasi yang sesuai.
Melalui webinar ini, peserta diperkenalkan pada konsep dasar Flow Assurance, karakteristik aliran multifasa, potensi gangguan produksi, metode identifikasi permasalahan, serta pendekatan troubleshooting yang digunakan pada fasilitas hulu migas.
Pembelajaran juga mencakup pengenalan fenomena Pressure Drop, Slug Flow, Wax Deposition, Scale Formation, Gas Hydrate, Liquid Loading, Corrosion, dan Flow Restriction.
Peserta akan mempelajari hubungan antara karakteristik fluida, tekanan, temperatur, laju alir, geometri perpipaan, dan kondisi operasi terhadap kestabilan aliran produksi.
Materi disampaikan melalui pendekatan praktis menggunakan Process Flow Diagram (PFD), ilustrasi aliran multifasa, grafik tekanan dan temperatur, pengalaman operasional industri, serta demonstrasi simulasi sederhana.
Webinar ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami hubungan antara konsep Teknik Kimia seperti mekanika fluida, termodinamika, perpindahan panas, kesetimbangan fase, korosi, dan pengendalian proses dengan penerapannya dalam menjaga keandalan sistem produksi minyak dan gas bumi.
Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti kuis evaluasi untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan. Peserta yang memenuhi persyaratan kehadiran dan kelulusan kuis berhak memperoleh E-Certificate of Completion dari NDC Learning.
Setelah mengikuti webinar ini, peserta diharapkan mampu:
Memahami pengertian dan peran Flow Assurance dalam kegiatan produksi minyak dan gas bumi.
Mengenali karakteristik aliran minyak, gas, dan air dalam sistem produksi.
Memahami prinsip dasar single-phase flow dan multiphase flow.
Menjelaskan faktor yang memengaruhi pressure drop pada tubing, flowline, dan pipeline.
Mengenali pola aliran multifasa dan fenomena slugging.
Memahami penyebab pembentukan wax dan paraffin deposit serta prinsip pengendaliannya.
Mengenali mekanisme pembentukan mineral scale pada sistem produksi.
Memahami kondisi pembentukan gas hydrate dan pendekatan pencegahannya.
Mengenali permasalahan liquid loading pada sumur gas dan dampaknya terhadap produksi.
Memahami hubungan antara korosi, erosi, dan keandalan sistem aliran produksi.
Mengenali pendekatan troubleshooting berbasis data tekanan, temperatur, laju alir, dan kualitas fluida.
Menghubungkan konsep Teknik Kimia dengan penerapan Flow Assurance dan pemecahan masalah operasional di industri hulu migas.
Pengenalan Flow Assurance sebagai pendekatan untuk menjaga agar fluida produksi dapat mengalir dari reservoir menuju fasilitas pengolahan secara aman dan berkelanjutan.
Peserta diperkenalkan pada ruang lingkup Flow Assurance, termasuk karakteristik fluida, sistem perpipaan, perubahan tekanan dan temperatur, serta potensi gangguan aliran.
Pembahasan mencakup hubungan antara Flow Assurance, keandalan fasilitas, keselamatan operasi, dan keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi.
Pengenalan aliran multifasa yang melibatkan minyak, gas, dan air dalam sistem produksi.
Pembahasan mencakup perbedaan aliran satu fase dan multifasa, serta pengaruh komposisi fluida, laju alir, tekanan, temperatur, dan geometri perpipaan.
Peserta diperkenalkan pada konsep gas volume fraction, liquid holdup, superficial velocity, serta pola aliran seperti bubble flow, slug flow, churn flow, dan annular flow.
Materi juga membahas pentingnya memahami pola aliran dalam mengevaluasi kestabilan operasi dan kinerja peralatan.
Pengenalan penurunan tekanan selama fluida mengalir melalui tubing, flowline, pipeline, valve, dan peralatan proses.
Pembahasan mencakup kontribusi gesekan, perubahan elevasi, dan perubahan momentum terhadap pressure drop.
Peserta diperkenalkan pada hubungan antara laju alir, densitas, viskositas, diameter pipa, panjang pipa, dan kekasaran permukaan terhadap hambatan aliran.
Materi juga membahas bagaimana perubahan pressure drop dapat digunakan sebagai salah satu indikasi awal adanya gangguan pada sistem produksi.
Pengenalan fenomena slugging sebagai kondisi aliran multifasa yang ditandai oleh pergerakan volume cairan dan gas secara tidak seragam.
Pembahasan mencakup pola slug flow, pembentukan slug pada kondisi tertentu, serta pengaruhnya terhadap kestabilan tekanan dan laju alir.
Peserta diperkenalkan pada dampak slugging terhadap separator, sistem pengendalian level, kompresor, dan peralatan proses lainnya.
Materi juga membahas pendekatan pengendalian melalui pengaturan kondisi operasi, desain sistem, serta penggunaan peralatan penanganan slug sesuai kebutuhan.
Pengenalan permasalahan pengendapan wax atau parafin yang dapat terjadi ketika temperatur minyak turun melewati kondisi tertentu yang memungkinkan terbentuknya kristal wax.
Pembahasan mencakup konsep Wax Appearance Temperature (WAT), pengaruh komposisi minyak, temperatur dinding pipa, dan kondisi aliran terhadap pembentukan deposit.
Peserta diperkenalkan pada dampak wax deposition terhadap penurunan kapasitas aliran dan peningkatan pressure drop.
Materi juga membahas pendekatan pengendalian seperti pengelolaan temperatur, penggunaan wax inhibitor, dan pembersihan mekanis menggunakan pigging apabila sesuai dengan desain sistem.
Pengenalan pembentukan mineral scale akibat perubahan kondisi kimia dan fisik fluida produksi.
Pembahasan mencakup contoh kerak seperti calcium carbonate, barium sulfate, dan calcium sulfate.
Peserta diperkenalkan pada pengaruh tekanan, temperatur, perubahan pH, serta pencampuran air dengan komposisi ion berbeda terhadap kecenderungan pembentukan scale.
Materi juga membahas penggunaan scale inhibitor, pemantauan kualitas air, serta pentingnya evaluasi kompatibilitas fluida.
Pengenalan gas hydrate sebagai struktur kristal yang terbentuk dari molekul air dan gas tertentu pada kondisi tekanan dan temperatur yang mendukung.
Pembahasan mencakup hubungan antara tekanan tinggi, temperatur rendah, keberadaan air, dan komposisi gas terhadap potensi pembentukan hidrat.
Peserta diperkenalkan pada dampak hydrate plugging terhadap perpipaan, valve, dan peralatan proses.
Materi juga membahas pendekatan pencegahan melalui pengeringan gas, pengelolaan temperatur dan tekanan, serta penggunaan hydrate inhibitor seperti methanol atau monoethylene glycol sesuai desain dan prosedur fasilitas.
Pengenalan liquid loading sebagai kondisi ketika kemampuan aliran gas tidak lagi cukup untuk mengangkat cairan secara efektif dari dalam sumur.
Pembahasan mencakup hubungan antara penurunan laju gas, akumulasi cairan, peningkatan tekanan hidrostatik, dan penurunan kemampuan produksi.
Peserta diperkenalkan pada indikasi liquid loading melalui tren tekanan, laju produksi, serta perilaku sumur.
Materi juga mencakup pengenalan pendekatan penanganan seperti optimasi operasi, penggunaan foaming agent, velocity string, atau artificial lift yang sesuai dengan karakteristik sumur.
Pengenalan korosi dan erosi sebagai permasalahan yang dapat memengaruhi keandalan sistem perpipaan dan peralatan produksi.
Pembahasan mencakup pengaruh keberadaan air, CO₂, H₂S, kecepatan aliran, serta partikel padat terhadap potensi kerusakan material.
Peserta diperkenalkan pada perbedaan mekanisme korosi elektrokimia dan erosi mekanis, termasuk kemungkinan terjadinya erosion-corrosion.
Materi juga membahas pendekatan pengendalian melalui pemilihan material, corrosion inhibitor, pengaturan kondisi operasi, inspeksi, dan pemantauan integritas peralatan.
Pengenalan pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi dan mengevaluasi gangguan aliran pada fasilitas produksi.
Pembahasan mencakup pemantauan tekanan, temperatur, laju alir, differential pressure, karakteristik fluida, dan tren performa produksi.
Peserta diperkenalkan pada contoh kasus peningkatan pressure drop, penurunan laju produksi, ketidakstabilan aliran, indikasi wax deposition, scale formation, serta potensi hydrate plugging.
Materi juga membahas langkah awal troubleshooting, mulai dari identifikasi gejala, verifikasi data, penyusunan kemungkinan penyebab, hingga pemilihan tindakan korektif berdasarkan prosedur keselamatan dan kondisi fasilitas.
Pembelajaran dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting menggunakan pendekatan praktis, interaktif, dan berbasis pengalaman industri.
Webinar dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep Flow Assurance, tetapi juga mampu mengenali potensi gangguan aliran, membaca indikasi perubahan kondisi operasi, dan memahami pendekatan troubleshooting secara sistematis.
Metode pembelajaran yang digunakan meliputi:
1. Interactive Online Presentation
Penyampaian materi melalui Zoom menggunakan slide presentasi, Process Flow Diagram (PFD), ilustrasi sistem perpipaan, grafik tekanan dan temperatur, serta visualisasi aliran multifasa.
2. Industry Experience Sharing
Berbagi pengalaman praktis mengenai pemantauan aliran produksi, identifikasi gangguan pada flowline, pengendalian wax dan scale, serta tantangan operasional pada fasilitas hulu migas.
3. Case-Based Learning
Pembahasan studi kasus sederhana mengenai penurunan laju produksi, peningkatan pressure drop, slugging, pembentukan deposit, dan ketidakstabilan aliran.
Peserta diajak memahami hubungan antara perubahan parameter operasi dan kemungkinan penyebab gangguan.
4. Visual Simulation-Based Learning
Demonstrasi visualisasi atau simulasi sederhana mengenai aliran minyak, gas, dan air melalui sistem perpipaan.
Peserta dapat mengamati pengaruh perubahan laju alir, diameter pipa, tekanan, dan temperatur terhadap perilaku aliran secara konseptual.
5. Interactive Discussion & Q&A
Diskusi dan tanya jawab melalui audio maupun fitur chat Zoom untuk memperdalam pemahaman mengenai permasalahan Flow Assurance, pendekatan troubleshooting, serta pengalaman operasional industri.
6. Online Learning Evaluation
Pada akhir webinar, peserta mengikuti kuis evaluasi online yang disediakan oleh NDC Learning.
Kuis digunakan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap konsep dasar Flow Assurance dan identifikasi permasalahan aliran produksi.
Setelah mengikuti webinar Flow Assurance & Troubleshooting, peserta diharapkan memiliki pemahaman dasar mengenai pentingnya menjaga kestabilan dan keberlanjutan aliran fluida pada sistem produksi minyak dan gas bumi.
Peserta diharapkan mampu menjelaskan bahwa perubahan tekanan, temperatur, laju alir, dan karakteristik fluida dapat memengaruhi perilaku aliran serta menimbulkan gangguan operasional.
Melalui pembelajaran berbasis ilustrasi teknis dan visualisasi proses, peserta diharapkan mampu mengenali fenomena multiphase flow, pressure drop, slugging, wax deposition, scale formation, gas hydrate, dan liquid loading.
Peserta juga diharapkan memahami bahwa gangguan aliran dapat memengaruhi kapasitas produksi, efisiensi energi, keandalan peralatan, dan keselamatan operasi.
Selain itu, peserta diharapkan memperoleh wawasan mengenai penggunaan data tekanan, temperatur, laju alir, dan hasil analisis fluida untuk membantu mengidentifikasi kemungkinan penyebab gangguan produksi.
Pembelajaran ini diharapkan membantu mahasiswa menghubungkan konsep mekanika fluida, termodinamika, perpindahan panas, kesetimbangan fase, korosi, dan pengendalian proses dengan penerapannya pada fasilitas industri.
Peserta juga diharapkan memahami pentingnya pendekatan troubleshooting yang sistematis, berbasis data, dan memperhatikan aspek keselamatan sebelum menentukan tindakan korektif.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh gambaran awal mengenai peluang pengembangan kompetensi dan karier pada bidang Flow Assurance Engineering, Production Engineering, Process Engineering, Petroleum Engineering, Production Operations, dan Production Chemistry.
Peserta yang memenuhi persyaratan kehadiran dan kelulusan kuis akan memperoleh E-Certificate of Completion dari NDC Learning sebagai bukti penyelesaian kegiatan pembelajaran. Sertifikat tersebut merupakan sertifikat webinar, bukan sertifikasi kompetensi profesi.
Program: NDC Learning — Upstream Oil & Gas Webinar Series
Topik: Flow Assurance & Troubleshooting
Sasaran Peserta: Mahasiswa Teknik Kimia dan bidang teknik terkait
Metode Pelaksanaan: Online — Zoom Meeting
Platform: Zoom Meeting
Durasi Kegiatan: 1 Jam 30 Menit (90 Menit)
Narasumber: Praktisi Flow Assurance / Production Engineering / Process Engineering / Production Operations
Jadwal Pelaksanaan: Akan diinformasikan
Pendaftaran: Melalui formulir resmi NDC Learning
Biaya Kegiatan: Akan diinformasikan
Fasilitas Peserta: Materi pembelajaran, visualisasi aliran multifasa, studi kasus troubleshooting, diskusi interaktif, kuis evaluasi, dan E-Certificate bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Media Pembelajaran: Slide presentasi, Process Flow Diagram (PFD), ilustrasi sistem perpipaan, grafik tekanan dan temperatur, studi kasus, dan simulasi interaktif.
1. Pembukaan dan Pengenalan Topik — 5 Menit
Pembukaan webinar, perkenalan narasumber, penyampaian tujuan pembelajaran, serta pengantar mengenai pentingnya Flow Assurance dalam menjaga kelancaran dan keandalan produksi minyak dan gas bumi.
2. Penyampaian Materi Flow Assurance & Troubleshooting — 45 Menit
Pembahasan karakteristik aliran multifasa, pressure drop, slugging, wax deposition, scale formation, gas hydrate, liquid loading, korosi, erosi, serta pendekatan pemantauan dan troubleshooting sistem produksi.
3. Demonstrasi Visualisasi dan Studi Kasus — 15 Menit
Demonstrasi visualisasi atau simulasi sederhana mengenai aliran multifasa dalam flowline dan pengaruh perubahan kondisi operasi terhadap pressure drop.
Peserta diajak mengevaluasi contoh gangguan aliran berdasarkan tren tekanan, temperatur, dan laju produksi untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab masalah.
4. Diskusi dan Tanya Jawab — 15 Menit
Sesi interaktif antara peserta dan narasumber untuk membahas penerapan Flow Assurance, pengalaman troubleshooting, permasalahan aliran produksi, serta pendekatan pengendalian gangguan pada fasilitas hulu migas.
5. Kuis Evaluasi dan Penutupan — 10 Menit
Peserta mengikuti kuis evaluasi online untuk mengukur pemahaman terhadap materi webinar.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan, informasi penerbitan E-Certificate, serta penutupan webinar.
Total Durasi Pembelajaran: 90 Menit (1 Jam 30 Menit)
Sebagai bagian dari proses pembelajaran, NDC Learning menyediakan kuis evaluasi online yang wajib diikuti oleh peserta yang ingin memperoleh E-Certificate.
Ketentuan Kuis:
Jumlah soal: 10 soal pilihan ganda.
Materi kuis: Flow Assurance, multiphase flow, pressure drop, slugging, wax deposition, scale formation, gas hydrate, liquid loading, korosi, dan troubleshooting.
Waktu pengerjaan: Sekitar 7 menit dalam sesi evaluasi.
Nilai kelulusan minimum: 70 dari 100.
Media evaluasi: Google Forms atau platform evaluasi resmi NDC Learning.
Peserta wajib menggunakan identitas sesuai data pendaftaran.
Persyaratan Memperoleh E-Certificate:
Melakukan pendaftaran melalui formulir resmi NDC Learning.
Mengikuti webinar melalui Zoom dengan kehadiran minimal 75% dari total durasi kegiatan.
Mengisi daftar hadir atau formulir konfirmasi kehadiran.
Mengikuti kuis evaluasi pada akhir kegiatan.
Memperoleh nilai kuis minimal 70 dari 100.
Peserta yang memenuhi seluruh persyaratan akan memperoleh E-Certificate of Completion yang diterbitkan oleh NDC Learning.
Peserta yang belum mencapai nilai minimum dapat diberikan kesempatan mengulang kuis satu kali sesuai ketentuan penyelenggara.
E-Certificate diterbitkan secara digital setelah data kehadiran dan hasil evaluasi selesai diverifikasi oleh tim NDC Learning.
Link Zoom Meeting akan disampaikan kepada peserta terdaftar melalui kanal komunikasi resmi NDC Learning sebelum kegiatan berlangsung.
Peserta disarankan bergabung ke ruang Zoom sekitar 10 menit sebelum webinar dimulai untuk memastikan kesiapan perangkat, koneksi internet, dan audio.
Selama webinar berlangsung, peserta diharapkan menggunakan nama sesuai data pendaftaran, menjaga ketertiban kegiatan, serta berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan evaluasi.
Informasi mengenai jadwal kegiatan, pendaftaran, dan mekanisme penerbitan E-Certificate akan diumumkan melalui website serta kanal komunikasi resmi NDC Learning.
Menghubungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman nyata di dunia industri melalui pembelajaran yang praktis, interaktif, dan kolaboratif.
NDC Learning berkomitmen menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan pengalaman profesional industri, sekaligus mendorong pengembangan kompetensi teknis, kemampuan berpikir kritis, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
NDC Learning
Learn Together. Grow Together. Make an Impact.